Pengaruh Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Pengguna Transportasi Air Di Kelurahan Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya

Authors

  • Dela Pitriani Universitas Eka Harap
  • Yelstria Ulina Tarigan Universitas Eka Harap
  • Meilitha Carolina Universitas Eka Harap

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1532

Keywords:

Bantuan Hidup Dasar, Kearifan Lokal, Pengetahuan, Sikap, Transportasi Air

Abstract

Wilayah perairan Kelurahan Kereng Bangkirai memiliki risiko tinggi
kejadian kegawatdaruratan air seperti tenggelam dan henti jantung, mengingat aktivitas
transportasi air yang padat. Selama ini, masyarakat cenderung menerapkan tindakan
pertolongan pertama tradisional yang kurang tepat serta berisiko memperburuk kondisi
korban. Keberadaan hambatan bahasa, komunikasi, dan faktor budaya lokal mempertegas
perlunya pendekatan baru yang lebih adaptif. Oleh karena itu, diperlukan intervensi
edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang diintegrasikan dengan nilai-nilai kearifan
lokal serta bahasa daerah agar materi lebih mudah dipahami, diterima, dan diterapkan
oleh masyarakat setempat
Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi BHD berbasis kearifan lokal terhadap
pengetahuan dan sikap masyarakat pengguna transportasi air di Kelurahan Kereng
Bangkirai, Kota Palangka Raya.
Metode: Penelitian pra-eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Posttest ini
melibatkan 46 responden pengguna transportasi air yang dipilih menggunakan teknik
consecutive sampling. Intervensi berupa edukasi BHD yang mengintegrasikan bahasa
daerah (Dayak Ngaju dan Banjar) serta pendekatan budaya lokal. Data dikumpulkan
melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji Paired Samples t-Test.
Hasil: Terjadi peningkatan signifikan pada skor rata-rata pengetahuan dari 45,11 saat pre-
test menjadi 84,24 saat post-test ($t = -11,506$; $p < 0,001$). Rata-rata skor sikap juga
mengalami peningkatan bermakna dari 69,57 menjadi 77,55 ($t = -6,875$; $p < 0,001$).
Pasca-intervensi, seluruh responden (100%) berada pada kategori sikap tinggi.
Kesimpulan: Edukasi BHD berbasis kearifan lokal terbukti efektif meningkatkan
pengetahuan dan sikap masyarakat pengguna transportasi air dalam penanganan
kegawatdaruratan perairan. Pendekatan kultural ini dapat menjadi model edukasi
kesehatan gawat darurat berbasis komunitas.

Published

2026-08-28

How to Cite

Pitriani, D., Tarigan, Y. U., & Carolina, M. (2026). Pengaruh Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Masyarakat Pengguna Transportasi Air Di Kelurahan Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 3749–3757. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1532

Issue

Section

Articles