Terapi Murottal Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Kanker Payudara

Authors

  • Mamnu'ah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta
  • Novita Widya Cahyani Rahmadani Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Sutejo Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1549

Keywords:

Terapi murottal, kecemasan, kanker payudara, kemoterapi

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada wanita. Pasien yang menjalani kemoterapi sering mengalami kecemasan yang dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kepatuhan kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi murottal terhadap tingkat kecemasan pada pasien kankerpayudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini menggunakan desain pre-eskperimen dengan pendekatan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 35 responden yang diambil dengan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan Generalized Anxiety Disorder-7 (GAD-7). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum diintervensi, sebagian responden berada pada kategori normal (65,7%), kecemasan ringan (22,9%), dan sedang (11,4%). Setelah dilakukan intervensi mayoritasresponden berada pada kategori normal (94,3%), dankecemasan ringan (5,7%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,002 (p < 0,05). Terapi murottal berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien kanker payudara.

Kata kunci : Terapi murottal, kecemasan, kanker payudara,kemoterapi

 

Published

2026-09-13

How to Cite

Mamnu’ah, Rahmadani, N. W. C., & Sutejo. (2026). Terapi Murottal Menurunkan Tingkat Kecemasan Pada Pasien Kanker Payudara. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 6003–6011. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1549

Issue

Section

Articles