Efektivitas Rendam Kaki Air Hangat Kombinasi Jahe Merah Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Penderita Hipertensi Di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Abiyoso Sleman
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1560Keywords:
Hipertensi, Lansia, Rendam Kaki Air Hangat, Jahe Merah, Tekanan DarahAbstract
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang sering ditemukan pada lansia dan dapat meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Terapi nonfarmakologis berupa rendam kaki air hangat kombinasi jahe merah dapat digunakan sebagai terapi pendamping untuk membantu mengontrol tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan rendam kaki air hangat kombinasi jahe merah terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Abiyoso Sleman. Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan one group pretest-posttest pada dua lansia penderita hipertensi. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan merendam kedua kaki dalam air hangat suhu 38–40°C yang dikombinasikan dengan 20 gram jahe merah selama 15 menit setiap hari. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan penurunan tekanan darah pada kedua responden. Pada Ny. R, tekanan darah menurun dari 160/110 mmHg menjadi 138/87 mmHg, dengan penurunan sistolik 22 mmHg dan diastolik 23 mmHg. Pada Ny. K, tekanan darah menurun dari 151/73 mmHg menjadi 136/68 mmHg, dengan penurunan sistolik 15 mmHg dan diastolik 5 mmHg. Kedua responden juga menunjukkan toleransi terapi yang baik dan kondisi lebih rileks. Penerapan rendam kaki air hangat kombinasi jahe merah dapat digunakan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis pendamping yang sederhana dan mudah diterapkan untuk membantu mengontrol tekanan darah pada lansia hipertensi.




