Hubungan Usia Ibu Dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya

Authors

  • Yolanda Sarita Universitas Eka Harap
  • Henry Wiyono Universitas Eka Harap
  • Dina Rawan G. Rana Universitas Eka Harap

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1600

Keywords:

berat badan bayi baru lahir; berat badan lahir rendah (BBLR); usia ibu

Abstract

Usia ibu hamil termasuk faktor penyebab kejadian BBLR, dimana usia ibu hamil kurang dari 20 tahun dan lebih dari 35 tahun berisiko terhadap kejadian BBLR. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Hubungan Usia Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah di UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya Tahun 2024-2026. Jenis penelitian ini yaitu korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Pemilihan sampel dengan teknik total sampling sejumlah 45 ibu melahirkan bayi BBLR. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar checklist. Analisis data menggunakan uji statistik Spearman Rank dengan hasil p-value 0,858 > 0,05 sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Usia Ibu dan Kejadian BBLR di UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya tahun 2024-2026.

Published

2026-09-15

How to Cite

Sarita, Y., Wiyono, H., & Rana, D. R. G. (2026). Hubungan Usia Ibu Dengan Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di UPTD Puskesmas Pahandut Kota Palangka Raya. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 6446–6454. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1600

Issue

Section

Articles