Hubungan Praktik Penggunaan Insektisida Rumah Tangga Dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1603Keywords:
Insektisida, Rumah Tangga, Demam Berdarah Dengue (DBD).Abstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan
masyarakat di daerah tropis. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka
Raya, kasus DBD masih ditemukan meskipun masyarakat telah menggunakan insektisida
rumah tangga, sehingga hubungan keduanya perlu diteliti.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara praktik penggunaan
insektisida rumah tangga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah
kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya.
Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional.
Populasi penelitian adalah seluruh kepala keluarga (KK) di RW 02 RT 05 Kelurahan
Menteng sebanyak 300 KK, dengan sampel sebanyak 75 responden yang dipilih
menggunakan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan
menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji statistik Fisher's Exact Test
(karena asumsi Chi-Square tidak terpenuhi).
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik penggunaan insektisida rumah
tangga sebagian besar berada pada kategori cukup (30 responden; 40,0%), diikuti kategori
kurang (29 responden; 38,7%), dan kategori baik (16 responden; 21,3%). Sebagian besar
responden tidak mengalami DBD (64 responden; 85,3%), sedangkan yang mengalami
DBD sebanyak 11 responden (14,7%). Hasil uji Fisher's Exact Test menunjukkan nilai p
= 0,439 (p > 0,05).
Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara praktik penggunaan
insektisida rumah tangga dengan kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah
kerja UPTD Puskesmas Menteng Kota Palangka Raya Tahun 2026. Masyarakat
disarankan tetap menggunakan insektisida sesuai petunjuk serta menerapkan PSN 3M
Plus untuk mencegah DBD.




