Hubungan Tingkat Self-Efficacy Dengan Tingkat Self-Care Management Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1609Keywords:
Hipertensi, Self-Efficacy, Self-Care ManagementAbstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan keadaan dimana tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg yang dapat mengakibatkan rusaknya pembuluh darah, aliran darah terganggu, hingga menyebabkan kematian. Diperlukan upaya pengendalian hipertensi melalui optimalisasi self care management dengan penguatan self efficacy. Banyak penderita hipertensi di UPTD Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya belum optimal dalam menerapkan self-care management menyebabkan kurang pengendalian hipertensi sehingga meningkatkan risiko komplikasi. Tujuan: Mengetahui “Hubungan Tingkat Self-Efficacy Dengan Tingkat Self-Care Management Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya”. Metode: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan Cross Sectional yang termasuk ke dalam kategori penelitian kuantitatif. Populasi sebanyak 196 penderita hipertensi dan sampel berjumlah 66 responden. Menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil: Analisis menggunakan uji statistik Spearman Rank menunjukkan nilai p-value 0,001 (<0,05). Karena p < α (0,05) maka H0 ditolak dan H1 diterima. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan adanya Hubungan Tingkat Self-Efficacy dengan Tingkat Self-Care Management Pada Penderita Hipertensi di UPTD Puskesmas Bukit Hindu Palangka Raya.




