Perbedaan Brisk Walking Exercise Dan Backward Walking Exercise Terhadap Keseimbangan Pada Knee Instability
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1617Keywords:
Knee Instability, Brisk Walking Exercise, Backward Walking Exercise, KeseimbanganAbstract
Latar belakang: Knee instability merupakan kondisi ketidakstabilan sendi lutut yang ditandai dengan sensasi lutut bergoyang, tergelincir, atau terasa lemas saat melakukan aktivitas. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kelemahan otot, cidera ligament, serta kurangnya aktivitas fisik. Latihan fisik seperti brisk walking exercise dan backward walking exercise merupakan intervensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan keseimbangan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh brisk walking exercise dan backward walking exercise terhadap peningkatan keseimbangan pada knee instability. Metodologi penelitian: Menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental menggunakan rancangan pretest dan posttest two group design. Sample penelitian ini terdiri dari 24 responden yang merupakan siswa SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta, yang dipilih melalui purposive sampling. Terdapat dua kelompok perlakuan, yaitu brisk walking exercise dan backward walking exercise. Latihan dilakukan 3 kali dalam seminggu selama 4 minggu dengan durasi 30 menit persesi. Pengukuran keseimbangan menggunakan Y balance test pada sebelum dan setelah latihan. Analisis data menggunakan SPSS statistics 25 Hasil penelitian: Hasil penelitian menunjukan pada kelompok brisk walking exercise nilai p=0,001 (p<0,05) pada ekstrmitas kanan dan kiri, sedangkan pada kelompok backward walking exercise nilai p=0,001 (p<0,05) pada ekstremitas kiri, dan p=0,002 (p<0,05) pada ekstrmitas kanan dari data tersebut menunjukan bahwa kedua latihan berpengaruh terhadap peningkatan keseimbangan. Hasil uji perbedaan menunjukan adanya perbedaan antara kedua latihan dengan nilai ekstemitas kanan p=0,010 (p<0,05) dan ekstremitas kiri p=0,015 (-<0,05), dimana kelompok backward waling exercise menunjukan peningkatan keseimbangan lebih tinggi dibandingkan kelompok backward walking exercise. Keseimpulan: Terdapat pengaruh brisk wakling exercise dan backward walking exercise terhadap peningkatan keseimbangan pada penderita knee instability. Selain itu, terdapat perbedaan pengaruh antara kedua latihan, dimana backward walking exercise menunjukan peningkatan keseimbangan yang lebih baik dibandingkan brisk walking exercise.




