Hubungan Motivasi Pasien dengan Self-Monitoring pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut Palangkaraya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1622Keywords:
Motivasi Pasien, Self-Monitoring, Diabetes MelitusAbstract
Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang terjadi ketika pankreas tidak mampu memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup sehingga dapat menimbulkan komplikasi penyakit seperti penyakit jantung, stroke, gagal ginjal, hingga infeksi terutama pada kaki yang dapat berlanjut amputasi. Perlu dilakukan peningkatan perilaku Self-Monitoring pada penderita diabetes melitus untuk meningkatkan motivasi dalam melakukan Self-Monitoring menjadi lebih optimal dan risiko komplikasi dapat diminimalkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi pasien dengan Self-Monitoring pada penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut Palangka Raya. Metode: Penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 80 responden penderita diabetes melitus, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner motivasi pasien dan Self-Monitoring. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman rank. Hasil: Penilitian ini menunjukkan bahwa hasil analisis menggunakan Uji Spearman rank menunujukan nilai p = < 0,001 Karena nilai p < α (0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan adanya Hubungan Motivasi pasien dengan Self-Monitoring pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pahandut Palangka Raya.




