Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Keluarga sebagai Treatment Support dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis pada Pasien TB Paru
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1634Keywords:
Tuberkulosis Paru, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, Treatment Support, Kepatuhan Minum ObatAbstract
Tuberkulosis (TB) paru masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan keberhasilan terapinya dipengaruhi oleh kepatuhan mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT). Pengetahuan pasien dan dukungan keluarga sebagai Treatment Support dapat berperan dalam mempertahankan kepatuhan selama pengobatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga sebagai Treatment Support dengan kepatuhan minum OAT pada pasien TB paru di UPTD Puskesmas Karang Bahagia. Penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 120 pasien TB paru yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner karakteristik, pengetahuan, dukungan keluarga, dan kepatuhan minum OAT. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian ini sebagian besar responden laki-laki (75%), berusia 40–60 tahun (50,8%), berpendidikan SMA (50,8%), dan bekerja sebagai buruh/petani/nelayan (48,3%). Tingkat pengetahuan baik sebanyak 79 responden (65,8%), dukungan keluarga baik 105 responden (87,5%), dan kepatuhan tinggi 80 responden (66,7%). Terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan minum OAT (r = 0,298; p = 0,001) serta antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum OAT (r = 0,343; p = 0,001), keduanya berpola positif dengan kekuatan korelasi sedang. Penelitian ini menyimpulkan semakin baik pengetahuan dan dukungan keluarga, semakin tinggi kecenderungan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan TB paru.




