Pengaruh Dukungan Suami Terhadap Risiko Penyapihan Dini Pada Bayi 0-6 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Upai Kotamobagu
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1641Keywords:
Dukungan Suami , Penyapihan Dini, ASI EksklusifAbstract
Penyapihan dini pada bayi usia 0-6 bulan merupakan salah satu penyebab tingginya angka
kesakitan dan kematian bayi, serta berkurangnya cakupan pemberian ASI eksklusif. Dukungan suami memiliki
peran sentral dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI, namun masih banyak ibu yang menerima
dukungan yang kurang sehingga berisiko melakukan penyapihan dini. Tujuan : Penelitian ini untuk mengetahui
pengaruh dukungan suami terhadap risiko penyapihan dini pada bayi usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas
Upai Kotamobagu. Metode Penelitian : ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-
sectional. Sampel berjumlah 40 ibu yang memiliki bayi usia 0-6 bulan yang dipilih secara total purposive
sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur yang telah divalidasi, dan analisis data pada
awalnya direncanakan menggunakan uji statistik Chi-Square akan tetapi, setelah diperiksa syarat uji diketahui
tidak memenuhi asumsi pearson chi-square sehingga analis pengaruh diganti menggunakan uji fisher exact test
serta perhitungan Odds Ratio (OR) . Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden
memiliki dukungan suami dalam kategori kurang (75,0%) dan mengalami penyapihan dini (55,0%). Hasil uji
statistik diperoleh nilai p-value = 0,025 (p<0,05), nilai OR = 8,00 dengan 95% CI 1.43 – 44,79 yang
menunjukkan bahwa ibu yang mendapatkan dukungan suami kurang memiliki risiko 8 kali lebih besar
mengalami penyapihan dini dibandingkan ibu yang mendapatkan dukungan suami baik. Simpulan: Terdapat
pengaruh yang signifikan antara dukungan suami terhadap risiko penyapihan dini pada bayi usia 0-6 bulan di
Wilayah Kerja Puskesmas Upai Kotamobagu. Perlu adanya upaya peningkatan peran suami melalui penyuluhan
dan konseling yang melibatkan pasangan dalam program pemantauan ASI eksklusif.




