Hubungan Antara Status Gizi Dan Paritas Dengan Kelancaran Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Sipatana
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1646Keywords:
ASI Ekslusif, Kelancaran Produksi ASI, Postpartum, Paritas, Status GiziAbstract
Wanita banyak melewati proses yang cukup sulit dalam hidupnya yaitu proses kehamilan, nifas dan menyusui. Pada periode ini, setiap wanita lebih rentan terhadap gangguan mood terutama pada masa nifas atau postpartum. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis hubungan antara status gizi dan paritas dengan kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Sipatana. Metode penelitian ini menggunakan design penelitian melalui pendekatan cross sectional antara variabel dependen produksi ASI dengan variabel independen status gizi dan paritas. Sampel pada penelitian ini berjumlah 71 responden dengan menggunakan tekhnik total sampling. Intrumen yang digunakan berupa SOP Indeks Massa Tubuh (IMT), SOP Lingkar Lengan Atas (LILA) dan Kuesioner kelancaran produksi ASI. Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan antara status gizi dan paritas dengan kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Sipatana. Pada status gizi uji Spearman rank menunjukan nilai p value= 0.031 (p<0.05) artinya ada hubungan antara status gizi dengan kelancaran produksi ASI. Sementara paritas dengan uji Spearman rank menunjukan nilai p value = 0.000 (p<0.05) artinya terdapat hubungan paritas dengan kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum. Kesimpulan : ada hubungan antara status gizi dan paritas dengan kelancaran produksi ASI pada ibu postpartum di Wilayah Kerja Puskesmas Sipatana




