Potensi Flavonoid dari Ekstrak Etil Asetat Daun Kembang Bulan (Tithonia Diversifolia) Sebagai Inhibitor α-Amilase: Studi in Vitro untuk Pengembangan Antidiabetes
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1675Keywords:
Tithonia Diversifolia, Daun Kembang Bulan, Flavonoid Total, α-Amilase, IC₅₀, AntidiabetesAbstract
Latar Belakang: diabetes melitus merupakan gangguan metabolit kronis yang ditandai peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau sensitivas insulin. Penghambatan enzim α-Amilase dapat membantu mengendalikan peningkatan glukosa darah setelah makan melalui penghambatan pemecahan karbohidrat. Daun kembang bulan (Tithonia Diversifolia) mengandung metabolit sekunder, termasuk flavonoid, yang diduga berpotensi sebagai antidiabetes. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi metabolit sekunder, menentukan kadar flavonoid total, serta mengetahui aktivitas ekstrak etil asetat daun kembang bulan dalam menghambat enzim α-Amilase secara in Vitro. Metode: Penelitian dilakukan secara eksperimental. Daun kembang bulan diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat. Analisis meliputi skrining fitokimia, penepatan kadar flavonoid total dengan metode AlCl3, menggunakan kuersetin sebagai pembanding, serta pengujian penghambatan α-Amilase menggunakan metode DNS dengan akarbose sebagai kontrol positif. Aktivitas ditentukan berdasarkan nilai IC₅₀. Hasil: Skrining fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, dan terpenoid. Kadar flavonoid total diperoleh sebesaar 32,120 ± 2,245 mg ekstrak. Ekstrak mampu menghambat aktivitas α-Amilase dengan niai IC₅₀ sebesar 76,59 ppm, yang termasuk kategori penghambatan kuat. Kesimpulan: Ekstrak etil asetat daun kembang bulan (Tithonia Diversifolia) penghambatan α-Amilase yang kuat. Nilai IC₅₀ sebesar 76,59 ppm menunjukkan bahwa ekstrak berpotensi dikembangkan sebagai sumber bahan alam kandidat antidabetes.




