Hubungan Perilaku Vulva Hygiene pada Wanita Usia Subur dengan Kejadian Fluor Albus di UPTD Puskesmas Kereng Bangkirai Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1703Keywords:
Perilaku, Vulva Hygiene, Fluor Albus, Wanita Usia SuburAbstract
Latar Belakang: Fluor Albus merupakan masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia subur. Salah satu faktor yang memengaruhi kejadian Fluor Albus adalah perilaku Vulva Hygiene. Perilaku yang baik dapat membantu menjaga kebersihan organ reproduksi dan menurunkan risiko gangguan kesehatan. Tujuan: Menganalisis hubungan perilaku Vulva Hygiene dengan kejadian Fluor Albus pada wanita usia subur di UPTD Puskesmas Kereng Bangkirai Palangka Raya. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 44 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan α = 0,05. Hasil: Berdasarkan penelitian terhadap 44 responden, perilaku Vulva Hygiene kategori baik sebanyak 18 responden (41%), cukup 15 responden (34%), dan kurang 11 responden (25%). Responden yang mengalami Fluor Albus sebanyak 23 responden (52%), dan 21 responden (48%) tidak mengalami Fluor Albus. Hasil uji Chi-Square menunjukkan Pearson Chi-Square = 34,380 dengan P-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan yang signifikan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku Vulva Hygiene dengan kejadian Fluor Albus pada wanita usia subur di UPTD Puskesmas Kereng Bangkirai Palangka Raya.




