Analisis Faktor Risiko Kelahiran Prematur pada Ibu Hamil Di RSU Amanda Mitra Keluarga Karawang 2026

Authors

  • Lismayanti Agustini Universitas Medika Suherman
  • Musmundiroh Universitas Medika Suherman
  • Herlina Simanjuntak Universitas Medika Suherman
  • Yulianti Universitas Medika Suherman

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1705

Keywords:

Kelahiran Prematur, Faktor Risiko, Usia Ibu, Preeklamsia, Riwayat Penyakit

Abstract

Kelahiran prematur merupakan salah satu masalah kesehatan yang
berkontribusi terhadap meningkatnya morbiditas dan mortalitas neonatal.
Kejadian kelahiran prematur dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor maternal,
seperti usia ibu, pendidikan, paritas, indeks massa tubuh (IMT), riwayat
keguguran, riwayat penyakit, dan riwayat kehamilan dengan preeklamsia.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan
dengan kejadian kelahiran prematur pada ibu bersalin di RSU Amanda Mitra
Keluarga Karawang Tahun 2026.
Penelitian ini menggunakan metode analitik observasional dengan
pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di
RSU Amanda Mitra Keluarga Karawang selama periode penelitian. Sampel
berjumlah 444 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling.
Data diperoleh dari rekam medis pasien. Analisis data dilakukan secara
univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Besarnya risiko dinilai
berdasarkan Odds Ratio (OR) dengan tingkat kemaknaan α = 0,05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 444 responden, sebanyak
124 (27,9%) mengalami kelahiran prematur. Terdapat hubungan bermakna
antara usia ibu (p-value = 0,000; OR = 2,215; 95% CI: 1,452–3,381), riwayat
keguguran (p-value = 0,013; OR = 1,829), riwayat penyakit (p-value = 0,029;
OR = 1,665; 95% CI: 1,076–2,577), dan riwayat kehamilan dengan preeklamsia
(p-value = 0,000; OR = 3,142). Sementara itu, pendidikan, paritas, dan IMT
tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kejadian kelahiran
prematur.
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa usia ibu, riwayat
keguguran, riwayat penyakit, dan riwayat kehamilan dengan preeklamsia
berhubungan dengan kejadian kelahiran prematur. Riwayat kehamilan dengan
preeklamsia merupakan faktor yang memiliki hubungan paling kuat.
Diperlukan peningkatan skrining, deteksi dini, dan pelayanan antenatal yang
berkualitas untuk menurunkan risiko kelahiran prematur.

Published

2026-09-15

How to Cite

Agustini, L., Musmundiroh, Simanjuntak, H., & Yulianti. (2026). Analisis Faktor Risiko Kelahiran Prematur pada Ibu Hamil Di RSU Amanda Mitra Keluarga Karawang 2026. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 6504–6527. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1705

Issue

Section

Articles