Pengaruh terapi slow deep breathing terhadap Tekanan Darah tinggi pada lansia dengan hipertensi

Authors

  • Rifkhana Aulia Citra Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Andriani Mei Astuti Universitas Duta Bangsa Surakarta
  • Endrat Kartiko Utomo Universitas Duta Bangsa Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1728

Keywords:

Kata Kunci:  hipertensi, lansia,  pernapasan dalam lambat , tekanan darah, terapi nonfarmakologi

Abstract

Latar Belakang:  Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang banyak dialami lansia dan dapat menyebabkan komplikasi kardiovaskular, seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Pengendalian hipertensi dapat dilakukan melalui terapi farmakologis dan nonfarmakologis, salah satunya  memperlambat pernapasan dalam . Terapi ini memberikan efek relaksasi, meningkatkan aktivitas saraf parasimpatis, dan menurunkan resistensi pembuluh darah sehingga berpotensi menurunkan tekanan darah Tujuan:  Menganalisis efektivitas terapi  pernafasan lambat  terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Desa Glagawangi. Metode: Penelitian menggunakan desain  quasi eksperimen  dengan pendekatan  one group  pretest - posttest . berjumlah 40 lansia penderita hipertensi dengan teknik  total sampling . Intervensi  pernapasan dalam lambat  diberikan selama tiga hari berturut-turut. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan tensimeter digital. Analisis meliputi analisis univariat dan bivariat. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk, sedangkan uji hipotesis menggunakan  Paired Sample t-Test  dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik sebelum intervensi sebesar 84.200, sedangkan setelah intervensi menurun menjadi 81.775 mmHg. Hasil  Paired Sample t-Test  menunjukkan adanya pengaruh signifikan terapi  pernapasan dalam lambat  terhadap penurunan tekanan darah, dengan rata-rata serta  p-value  < 0,05. Kesimpulan: Terapi  slow deep breath  efektif menurunkan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi dan dapat diterapkan sebagai intervensi perawatan mandiri yang aman, mudah, serta menjadi terapi pendamping dalam perawatan hipertensi .       

Kata Kunci:  hipertensi, lansia,  pernapasan dalam lambat , tekanan darah, terapi nonfarmakologi 

Published

2026-09-16

How to Cite

Citra, R. A., Astuti , A. . M., & Utomo, E. K. (2026). Pengaruh terapi slow deep breathing terhadap Tekanan Darah tinggi pada lansia dengan hipertensi . Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 6584–6590. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1728

Issue

Section

Articles