Pengaruh Pemberian Jus Sirsak terhadap Penurunan Intensitas Nyeri pada Lansia di Desa Kampung Jawa Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1734Keywords:
Jus Sirsak, Intensitas Nyeri, LansiaAbstract
Nyeri merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami oleh lansia dan dapat mengganggu rasa nyaman, aktivitas sehari-hari, serta kualitas hidup. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi komplementer dalam membantu menurunkan intensitas nyeri adalah pemanfaatan jus sirsak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus sirsak terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia di Desa Kampung Jawa Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 42 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan sebelum dan sesudah pemberian intervensi jus sirsak. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pemberian jus sirsak sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 25 orang (59,5%), dengan nilai rata-rata skor nyeri sebesar 5,90. Setelah pemberian jus sirsak, sebagian besar responden mengalami nyeri ringan sebanyak 23 orang (54,8%), dengan nilai rata-rata skor nyeri menurun menjadi 3,38. Terjadi penurunan rata-rata skor nyeri sebesar 2,52 poin setelah diberikan intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan pemberian jus sirsak terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian jus sirsak berpengaruh signifikan terhadap penurunan intensitas nyeri pada lansia di Desa Kampung Jawa Lama Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.




