Gambaran Pengetahuan Akseptor Kontrasepsi tentang Efek Samping Kontrasepsi Suntik 3 Bulan di Puskesmas Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.1765Keywords:
Akseptor Kontrasepsi, Efek Samping, Kontrasepsi Suntik 3 Bulan, PengetahuanAbstract
Kontrasepsi suntik 3 bulan merupakan salah satu metode kontrasepsi hormonal yang banyak digunakan karena praktis dan efektif, tetapi dapat menimbulkan efek samping seperti gangguan menstruasi, perubahan berat badan, keputihan, dan sakit kepala. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengetahuan akseptor kontrasepsi tentang efek samping kontrasepsi suntik 3 bulan di Puskesmas Kereng Bangkirai Kota Palangka Raya. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 40 akseptor aktif dan sampel sebanyak 36 responden yang dipilih dengan accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 15 butir dan dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan sebagian besar responden berusia 20–35 tahun sebanyak 20 orang (55,6%), berpendidikan SMP sebanyak 11 orang (30,6%), bekerja sebagai ibu rumah tangga sebanyak 31 orang (86,1%), dan merupakan Multipara sebanyak 31 orang (86,1%). Tingkat pengetahuan sebagian besar berada pada kategori cukup, yaitu 30 orang (83,3%), sedangkan kategori baik 4 orang (11,1%) dan kurang 2 orang (5,6%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa akseptor telah memiliki pemahaman dasar mengenai efek samping kontrasepsi suntik 3 bulan, tetapi pengetahuan belum optimal. Peningkatan komunikasi, informasi, dan edukasi melalui konseling serta media yang mudah dipahami diperlukan untuk membantu akseptor menghadapi efek samping dan mempertahankan penggunaan kontrasepsi.




