Analisis Pemanfaatan Sistem Antrean Pada Pasien Rawat Jalan Di Puskesmas Poopo Kecamatan Ranoyapo Kabupaten Minahasa Selatan
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1767Keywords:
Sistem Antrean, Pengalaman Pasien, PuskesmasAbstract
Tingginya volume kunjungan pasien rawat jalan di Puskesmas Poopo menuntut terselenggaranya alur
pelayanan yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan serta
kendala pelaksanaan sistem antrean dan mendeskripsikan pengalaman pasien rawat jalan dalam
mengakses pelayanan kesehatan di Puskesmas Poopo, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa
Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 8 informan.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi.
Teknik analisis data menerapkan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sistem antrean digital melalui aplikasi Mobile JKN
belum berjalan optimal akibat keterbatasan literasi teknologi, ketiadaan gawai pintar (khususnya pada
kelompok pasien lansia), ketidakstabilan jaringan internet, serta minimnya kegiatan sosialisasi.
Kesimpulan penelitian yaitu keterbatasan adopsi ini berdampak pada perbedaan pengalaman
pelayanan, di mana pendaftar Mobile JKN menikmati alur pelayanan yang lebih cepat dan efisien,
sementara pasien antrean manual masih menghadapi waktu tunggu yang relatif lama. Disarankan bagi
pihak Puskesmas untuk meningkatkan fasilitas penunjang antrean di puskesmas, penguatan edukasi
dan pendampingan pendaftaran antrean oleh petugas kesehatan, serta peningkatan kepatuhan pasien
dalam mengikuti alur pelayanan.




