Faktor Yang Berhubungan Dengan PUS Dalam Menggunakan Alat Kontrasepsi Di Kelurahan Lapadaku Kecamatan Lawa Kabupaten Muna Barat
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1820Keywords:
Umur, Pendidikan, Jumlah Anak, Pekerjaan, Alat KontrasepsiAbstract
Latar Belakang: Keluarga berencana adalah upaya untuk mengatur kelahiran anak, menentukan jarak dan usia yang tepat dalam proses kelahiran dan mengelola kehamilan melalui edukasi, perlindungan, dan dukungan yang menghormati hak-hak reproduksi guna membentuk keluarga yang berkualitas. Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pasangan usia subur (PUS) dalam menggunakan alat kontrasepsi. Metode: Metode dari penelitian ini ini bersifat survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. dengan teknik simple random sampling. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan Lapadaku Kecamatan Lawa. Populasi dalam penelitian ini difokuskan pada pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi pada Tahun 2025 sebanyak 98 orang, dengan sampel 48 responden yang di tetapkan secara simple random sampling. Hasil : Pasangan Usia Subur yang menggunakkan alat kontrasepsi berdasarkan umur paling tinggi yaitu umur >35 tahun yakni sebesar 21 orang (43.8%) Pada uji chi square didapat p= 0,001 ,maka ada hubungan antara umur dengan penggunaan alkon, berdasarkan pendidikan yang paling tinggi yaitu SD-SMA sejumlah 20 orang (41.7%) Pada uji chi square didapat p= 0,000 ,maka ada hubungan antara pendidikan dengan penggunaan alkon. Kesimpulan: Pada uji chi square didapat p= <0.05, maka hipotesis H0 ditolak dan Ha diterima sehingga dinyatakan ada hubungan.




