Layanan Kesehatan Berbasis Online Terhadap Motivasi Kunjungan Usia Produktif di Posyandu Puskesmas Kelayan Dalam
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1846Keywords:
Layanan Online, Motivasi Kunjungan, Posyandu, Telegram, Usia ProduktifAbstract
Kunjungan kelompok usia produktif (15-59 tahun) ke Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Kelayan Dalam masih belum optimal karena keterbatasan waktu dan kurangnya akses informasi. Digitalisasi melalui pemanfaatan aplikasi Telegram sebagai jembatan informasi dan notifikasi pengingat diharapkan dapat memicu motivasi kunjungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara layanan kesehatan berbasis online melalui aplikasi Telegram terhadap motivasi kunjungan usia produktif di Posyandu Puskesmas Kelayan Dalam Kota Banjarmasin tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan korelasional menggunakan uji statistik Spearman Rank. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat usia produktif yang terdaftar di wilayah kerja Puskesmas Kelayan Dalam, dengan jumlah sampel sebanyak 62 responden yang dipilih menggunakan teknik tertentu. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur dengan skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya (nilai Cronbach's Alpha layanan online = 0,941dan motivasi
= 0,984). Analisis univariat menunjukkan mayoritas responden menilai implementasi layanan online pada kategori tinggi dan memiliki motivasi kunjungan yang tinggi pula (62,9%). Hasil uji statistik Spearman Rank menunjukkan nilai signifikansi p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,450. Penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan dengan kekuatan hubungan cukup (sedang) antara layanan kesehatan berbasis online melalui aplikasi Telegram terhadap motivasi kunjungan usia produktif di Posyandu Puskesmas Kelayan Dalam. Inovasi digital ini direkomendasikan untuk terus dikembangkan oleh puskesmas guna meningkatkan cakupan deteksi dini penyakit tidak menular.




