Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja SMAN 1 Sentolo Kulon Progo

Authors

  • Indo Bulaweng Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta
  • Rosmita Nuzuliana Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1847

Keywords:

anemia, remaja, status gizi, indeks massa tubuh, kejadian anemia.

Abstract

Anemia pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat mengganggu pertumbuhan, perkembangan, kemampuan belajar, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian anemia adalah status gizi. Namun, hubungan antara status gizi dan kejadian anemia pada remaja masih menunjukkan hasil yang beragam sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada remaja di SMA N 1 Sentolo Kabupaten Kulon Progo. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X SMA N 1 Sentolo sebanyak 108 siswi. Sampel berjumlah 85 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Status gizi diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U), sedangkan kadar hemoglobin diukur menggunakan alat Hb digital. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden berusia 16 tahun (70,6%). Berdasarkan status gizi, sebanyak 41,2% responden memiliki status gizi baik, 32,9% gizi kurang, 15,3% gizi lebih, dan 10,6% obesitas. Sebanyak 44,7% responden mengalami anemia, sedangkan 55,3% tidak mengalami anemia. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value = 0,192 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian anemia pada remaja di SMA N 1 Sentolo Kabupaten Kulon Progo. Disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan kejadian anemia pada remaja di SMA N 1 Sentolo Kabupaten Kulon Progo. Kejadian anemia pada remaja diduga dipengaruhi oleh faktor lain, seperti asupan zat besi, pola makan, kepatuhan mengonsumsi tablet tambah darah, menstruasi, serta faktor sosial ekonomi.

Kata kunci: anemia, remaja, status gizi, indeks massa tubuh, kejadian anemia.

Published

2026-09-14

How to Cite

Bulaweng, I., & Nuzuliana, R. (2026). Hubungan Status Gizi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja SMAN 1 Sentolo Kulon Progo. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 6184–6194. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1847

Issue

Section

Articles