Pemanfaatan Media Edukasi Digital Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Kesiapsiagaan Ibu Hamil Menghadapi Komplikasi Kehamilan Di Wilayah RW 09 Kecamatan Pasar Kemis

Authors

  • Dessi Juwita Universitas Bhakti Asih Tangerang
  • Tania Aprilianti Universitas Bhakti Asih Tangerang
  • Kayla Putri Florencia Universitas Bhakti Asih Tangerang

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1898

Keywords:

Kesiapsiagaan, Komplikasi Kehamilan, Media Edukasi Digital, Pengetahuan Ibu Hamil

Abstract

Komplikasi kehamilan masih menjadi penyebab utama meningkatnya risiko kesakitan dan kematian ibu. Berdasarkan hasil penelitian terdahulu, sekitar 60–70% ibu hamil belum mampu mengenali tanda bahaya kehamilan secara tepat, dan lebih dari 50% ibu hamil menunjukkan tingkat kesiapsiagaan yang rendah dalam menghadapi komplikasi obstetri. Studi lain melaporkan bahwa meskipun cakupan kunjungan antenatal care telah mencapai lebih dari 85%, peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil belum optimal akibat keterbatasan metode edukasi konvensional. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa pemanfaatan media edukasi digital mampu meningkatkan pengetahuan ibu hamil sebesar 20–40% dan kesiapsiagaan menghadapi komplikasi hingga 30% dibandingkan metode edukasi tatap muka biasa. Sampel ibu hamil selama bulan Februari – Mei 2026 sebanyak 39 orang. Sampling merupakan suatu proses seleksi atau sebuah observasi. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling, dengan seluruh anggota populasi yang memenuhi kriteria penelitian dijadikan sampel. Uji normalitas dilakukan menggunakan Kolmogorov-Smirnov dan menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, analisis perbedaan sebelum dan sesudah intervensi dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui perubahan tingkat pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil setelah memperoleh edukasi melalui media digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan tingkat pengetahuan ibu hamil setelah menggunakan aplikasi digital untuk mengakses artikel online. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai p = 0,007 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi dalam menghadapi komplikasi kehamilan di wilayah RW 09 Kecamatan Pasar Kemis. Pada variabel kesiapsiagaan, diperoleh nilai p = 0,003 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, pemanfaatan media edukasi digital berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi komplikasi kehamilan.

Published

2026-09-16

How to Cite

Juwita, D., Aprilianti, T., & Florencia, K. P. (2026). Pemanfaatan Media Edukasi Digital Terhadap Peningkatan Pengetahuan Dan Kesiapsiagaan Ibu Hamil Menghadapi Komplikasi Kehamilan Di Wilayah RW 09 Kecamatan Pasar Kemis. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2b), 6719–6724. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1898

Issue

Section

Articles