Hubungan Peran Orang Tua dalam Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Kejadian Karies Gigi pada Anak di TK PKK VI Kronto Kabupaten Pasuruan
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1926Keywords:
Peran Orang Tua, Kesehatan Gigi dan Mulut, Karies Gigi, Anak PrasekolahAbstract
Karies gigi merupakan gangguan kesehatan rongga mulut yang paling banyak ditemukan pada anak usia prasekolah, dan peran orang tua diyakini turut menentukan derajat kejadiannya karena anak pada rentang usia ini masih sangat bergantung pada bimbingan orang dewasa dalam membentuk kebiasaan hidup sehat. Penelitian ini bertujuan mengkaji ada tidaknya hubungan antara peran orang tua dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut dengan angka kejadian karies gigi pada anak di TK PKK VI Kronto, Kabupaten Pasuruan. Rancangan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 56 responden (pasangan orang tua-anak) yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi 65 pasangan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner peran orang tua dan lembar observasi klinis untuk mendeteksi karies gigi, kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson Chi-Square. Hasil menunjukkan 71% orang tua berperan kurang optimal dalam menjaga kesehatan gigi anak, sementara 68% anak mengalami karies gigi. Uji statistik menghasilkan nilai p = 0,002 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi 0,411 (arah positif, kekuatan sedang), yang berarti semakin rendah peran orang tua maka semakin tinggi risiko anak mengalami karies. Kelemahan pengawasan menyikat gigi dan pengendalian asupan makanan manis menjadi penyumbang utama tingginya angka karies pada kelompok yang diteliti. Studi ini menegaskan perlunya edukasi berkelanjutan bagi orang tua mengenai pemeliharaan kesehatan gigi anak sejak usia dini guna menekan prevalensi karies di masa mendatang.




