Efektivitas Edukasi Berbasis Website Interaktif terhadap Pengetahuan dan Efikasi Diri Siswa dalam Menghindari Perilaku Merokok di SMAN 5 PPU
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1969Keywords:
Edukasi, Website, Pengetahuan, Efikasi Diri, MerokokAbstract
Perilaku merokok remaja merupakan masalah kesehatan yang dapat dicegah melalui peningkatan pengetahuan dan efikasi diri. Edukasi berbasis website interaktif berpotensi menjadi media pencegahan yang efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi berbasis website interaktif terhadap pengetahuan dan efikasi diri siswa dalam menghindari perilaku merokok di SMAN 5 PPU. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain quasi-experimental non-equivalent pretest-posttest control group. Dari populasi 200 siswa kelas XI, diambil sampel 80 responden menggunakan teknik proportionate stratified random sampling yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Kelompok intervensi mendapat edukasi melalui website interaktif bernama "Asapmu Parumu", sedangkan kelompok kontrol mendapat edukasi menggunakan media PowerPoint. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan efikasi diri yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa edukasi berbasis website interaktif efektif meningkatkan pengetahuan (P = 0,007) dan efikasi diri (P = 0,007) siswa secara signifikan. Media PowerPoint pada kelompok kontrol juga terbukti efektif meningkatkan pengetahuan (P = 0,014) dan efikasi diri (P = 0,038). Namun, hasil uji Mann-Whitney memperlihatkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektivitas yang signifikan antara penggunaan website interaktif dan PowerPoint terhadap pengetahuan (P = 0,634) maupun efikasi diri (P = 0,399). Edukasi berbasis website interaktif dan media PowerPoint sama-sama efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta efikasi diri siswa. Hal ini menunjukkan bahwa keberhasilan dari sebuah edukasi kesehatan lebih dipengaruhi oleh kualitas dan relevansi materi yang disampaikan dibandingkan dengan jenis media yang digunakan.




