Gambaran Dukungan Keluarga Pada Pasien Kanker Kolorektal Yang Menjalani Kemoterapi
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.1981Keywords:
Dukungan keluarga, kanker kolorektal, kemoterapiAbstract
Pendahuluan: Kanker kolorektal memerlukan penatalaksanaan jangka panjang melalui kemoterapi yang dapat menimbulkan dampak fisik dan psikologis, sehingga dukungan keluarga menjadi faktor penting. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dukungan keluarga pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 39 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga, dengan analisis data secara univariat. Hasil: Mayoritas responden berusia 46–55 tahun (43,6%), berjenis kelamin laki-laki (56,4%), berpendidikan terakhir SMA/SMK (61,6%), dan bekerja sebagai ibu rumah tangga (38,6%). Sebagian besar responden berada pada stadium IV (51,3%) dan menjalani siklus kemoterapi keempat (53,9%). Penilaian dukungan keluarga menunjukkan kategori baik pada 35 responden (89,7%), kategori cukup pada 3 responden (7,7%), dan kategori kurang pada 1 responden (2,6%). Kesimpulan: Dukungan keluarga pada pasien kanker kolorektal yang menjalani kemoterapi secara umum tergolong baik. Saran: Tenaga kesehatan diharapkan dapat terus melibatkan keluarga dalam pemberian asuhan keperawatan serta memberikan edukasi berkelanjutan guna mempertahankan dan meningkatkan dukungan keluarga terhadap pasien.




