Percepatan Penurunan Tinggi Fundus Uteri Melalui Mobilisasi Dini Pada Ibu Nifas 6 Jam
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.2029Keywords:
Mobilisasi Dini, Involusi Uterus, Tinggi Fundus Uteri, Ibu Nifas 6 JamAbstract
Masa nifas awal memerlukan pemantauan yang baik karena kontraksi dan involusi uterus berperan penting dalam pemulihan ibu serta pencegahan komplikasi perdarahan. Mobilisasi dini merupakan tindakan sederhana yang dapat mendukung sirkulasi, kontraksi uterus, dan pengeluaran lokia. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan tinggi fundus uteri setelah mobilisasi dini pada ibu nifas 6 jam. Penelitian kuantitatif menggunakan desain Quasi Experiment dengan pendekatan One-Group Pretest-Posttest. Penelitian dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Sanih, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Tahun 2026, dengan 30 ibu nifas 6 jam yang memenuhi kriteria inklusi. Sampel dipilih menggunakan quota sampling. Tinggi fundus uteri diukur dalam sentimeter (cm) menggunakan pita ukur (metline) sebelum dan sesudah mobilisasi bertahap yang meliputi miring kanan-kiri, menggerakkan kaki, duduk, berdiri, dan berjalan sesuai kondisi ibu. Analisis menggunakan analisis deskriptif dan Paired Sample t-Test. Rata-rata tinggi fundus uteri menurun dari 13,057 ± 0,8332 cm sebelum intervensi menjadi 11,167 ± 0,8860 cm setelah intervensi, dengan rata-rata penurunan 1,89 ± 0,4037 cm. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan t-hitung 25,641 dan p = 0,001. Mobilisasi dini menunjukkan perubahan penurunan tinggi fundus uteri yang bermakna. Mobilisasi bertahap dapat diintegrasikan dalam asuhan nifas awal dengan tetap mengutamakan keselamatan klinis.




