Pengaruh Edukasi Diet Rendah Garam Terhadap Pengetahuan Dan Persepsi Lansia Dengan Hipertensi Di GKE Galilea Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.2034Keywords:
Edukasi, Diet Rendah Garam, Pengetahuan, Persepsi, Lansia, hipertensiAbstract
Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan pada lansia. Berdasarkan survei pendahuluan di GKE Galilea Palangka Raya, dari 70 lansia terdapat 40 lansia dengan hipertensi. Hasil wawancara menunjukkan sebagian lansia masih mengonsumsi makanan tinggi garam, seperti ikan asin dan makanan instan, serta belum mengetahui makanan yang dianjurkan dan dibatasi dalam diet rendah garam. Sebagian lansia juga menganggap diet rendah garam sulit diterapkan karena makanan terasa hambar. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi diet rendah garam terhadap pengetahuan dan persepsi lansia dengan hipertensi di GKE Galilea Palangka Raya. Metode: Penelitian kuantitatif menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 40 lansia dengan hipertensi yang dipilih menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan persepsi sebelum dan sesudah diberikan edukasi diet rendah garam menggunakan buku saku dengan metode ceramah. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank. Hasil: Sebelum edukasi, 39 responden (97,5%) memiliki pengetahuan kurang dan 1 responden (2,5%) cukup. Setelah edukasi, 31 responden (77,5%) memiliki pengetahuan cukup dan 9 responden (22,5%) baik. Persepsi positif meningkat dari 24 responden (60%) menjadi 38 responden (95%). Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p<0,001 pada pengetahuan dan persepsi. Kesimpulan: Terdapat perbedaan signifikan pengetahuan dan persepsi lansia sebelum dan sesudah diberikan edukasi diet rendah garam.




