Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Persalinan Sectio Caesarea di Rs. Dr. J. H Awaloei Tateli
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.2071Keywords:
Sectio Caesarea, Pengetahuan, Sikap dan Persepsi Nyeri, Dukungan Suami, Sumber InformasiAbstract
Latar Belakang: Persalinan Sectio Caesarea (SC) mengalami peningkatan signifikan. Keputusan pemilihan metode persalinan dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik klinis maupun psikososial. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan persalinan Sectio Caesarea di RS Dr. J.H Awaloei Tateli. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin periode April–Juni 2026 sebanyak 261 orang, dengan sampel 73 responden yang diambil menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan rekam medis, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square (alpha = 0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu melahirkan secara Sectio Caesarea (64,4%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu (p = 0,011) serta sikap dan persepsi terhadap nyeri persalinan (p = 0,039) dengan keputusan persalinan Sectio Caesarea. Sementara itu, variabel sumber informasi (p = 0,316) dan dukungan suami (p = 0,491) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan secara statistik terhadap pemilihan persalinan Sectio Caesarea. Kesimpulan: Pengetahuan ibu serta sikap dan persepsi terhadap nyeri merupakan faktor determinan yang berhubungan dengan keputusan pemilihan persalinan Sectio Caesarea. Disarankan bagi tenaga kesehatan untuk memberikan edukasi komprehensif mengenai manajemen nyeri dan risiko tindakan operasi guna membantu ibu dalam mengambil keputusan persalinan yang tepat.




