Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Balita Usia 12–24 Bulan di Puskesmas Menteng Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.2094Keywords:
Toddlers Usia 12-24 Bulan, Status GiziAbstract
Latar Belakang: Balita merupakan individu yang berada dalam rentang usia 0-5 tahun, tumbuh kembang balita berlangsung dengan sangat pesat, mencakup pertumbuhan fisik, perkembangan psikomotorik, mental, dan sosial, Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap proses tumbuh kembang tersebut adalah pemenuhan gizi, Di Puskesmas Menteng Palangka Raya masih ditemukan balita usia 12–24 bulan yang belum mencapai tahap perkembangan sesuai usianya, peran tenaga kesehatan menjadi sangat penting untuk intervesi mengenai pemenuhan gizi balita tersebut, maka kami melakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan perkembangan balita usia 12–24 bulan Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 50 responden yang dipilih sesuai kriteria penelitian. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Dari 50 responden sebagian besar memiliki perekembangan sesuai usianya, sebanyak 37 responden (74%), sedangkan responden dengan perkembangan meragukan sebanyak 13 responden (26%). Hasil uji Chi-Square sebesar 56,746 dengan nilai signifikan (P-value) sebesar 0,001, karena nilai P-value < 0,005, maka Ho ditolak dan Ha diterima, terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan perkembangan balita usia 12-24 bulan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan perkembangan balita usia 12-24 bulan Di Puskesmas Menteng Palangka Raya.




