Pengaruh Peran Perawat Dalam Atraumatic Care Terhadap Penurunan Dampak Hospitalisasi Pada Pasien Anak Di RSUD Pambalah Batung
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.2200Keywords:
Atraumatic Care, Hospitalisasi, Peran PerawatAbstract
Hospitalisasi dapat menyebabkan penderitaan fisik bagi anak. Perawat perlu memahami konsep hospitalisasi dan prinsip asuhan keperawatan anak melalui filosofi keperawatan anak, yakni pemberian asuhan keperawatan yang berfokus pada keluarga dan atraumatic care. Pelaksaan atraumatic care untuk mengurangi dampak hospitalisasi mulai dari prosedur hingga intervensi yang di terima anak selama menjalani hospitalisasi. Tujuan untuk mengetahui pengaruh peran perawat dalam atraumatic care terhadap penurunan dampak hospitalisasi pada pasien anak di RSUD Pambalah Batung. Desain penelitian one group pretest and posttest design. Sampel berjumlah 30 pasien anak dan diambil menggunakan teknik simple random sampling. Penelitian dilaksanakan di RSUD Pambalah Batung pada bulan Juni hingga bulan Juli 2026. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pelaksanaan peran perawat dalam atraumatic care. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Dampak hospitalisasi anak sebelum diberikan peran perawat dalam atraumatic care rata-rata sebesar 23,03 dengan kategori dampak hospitalisasi negatif sebanyak 23 orang (76,7%). Dampak hospitalisasi sesudah diberikan peran perawat dalam atraumatic care rata-rata sebesar 37,80 dengan kategori dampak hospitalisasi positif sebanyak 26 orang (86,7%). Peran perawat dalam atraumatic care berpengaruh terhadap penurunan dampak hospitalisasi pada pasien anak di RSUD Pambalah Batung dengan nilai (p-value = 0,000 < 0,05).




