Gambaran Tingkat Nyeri Pada Pasien SC Dengan Menggunakan Metode ERACS Di RS Hasri Ainun Habibie
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2b.2202Keywords:
Nyeri, Sectio Caesarea, ERACSAbstract
Sectio Caesarea (SC) merupakan tindakan pembedahan yang dapat menimbulkan nyeri pascaoperasi dan memengaruhi proses pemulihan ibu. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mendukung pemulihan dan mengurangi nyeri pascaoperasi SC adalah Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) melalui manajemen nyeri multimodal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat nyeri pada pasien pascaoperasi SC dengan metode ERACS di Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 40 responden. Data dikumpulkan melalui observasi tingkat nyeri menggunakan skala nyeri numerik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami nyeri ringan (skala 1–3), yaitu sebanyak 34 responden (85,0%), nyeri sedang (skala 4–6) sebanyak 3 responden (7,5%), dan tidak mengalami nyeri sebanyak 3 responden (7,5%). Tidak terdapat responden yang mengalami nyeri berat (skala 7–10). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat nyeri pada pasien pascaoperasi SC dengan metode ERACS di Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie Tahun 2026 mayoritas berada pada kategori nyeri ringan. Pemantauan tingkat nyeri dan pemberian intervensi yang tepat tetap diperlukan untuk mendukung kenyamanan dan pemulihan pasien.




