Tekanan Darah Pada Pasien Sectio Caesarea Selama Intra Anestesi Spinal Di Rumah Sakit Islam Banjarnegara
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.248Keywords:
Tekanan Darah, Sectio Caesarea, Anestesi SpinalAbstract
Sectio Caesarea (SC) dengan anestesi spinal sering disertai komplikasi hipotensi yang berisiko mengganggu hemodinamik ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi karakteristik pasien serta menggambarkan rata-rata tekanan darah selama 30 menit pertama pasca spinal. Desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan 50 sampel pasien SC di RSI Banjarnegara. Hasil menunjukkan mayoritas pasien berusia 20–25 tahun (46%), dengan IMT obesitas (42%) dan riwayat SC sebelumnya (56%). Tekanan darah rata-rata menurun progresif sejak menit ke-5 hingga ke-30, dengan 56% pasien mengalami hipotensi. Maka disimpulkan, penurunan tekanan darah merupakan efek umum anestesi spinal dengan risiko tertinggi dalam 15 menit pertama, sehingga pemantauan ketat diperlukan untuk mencegah komplikasi.




