Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Dengan Status Gizi Pada Batita Di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping I Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.257Keywords:
Pengetahuan Ibu, Status Gizi, BatitaAbstract
Gizi pada anak batita merupakan permasalahan global dengan dampak yang sistemik yang signifikan, termasuk di Indonesia. Salah satu faktor tidak langsung yang dapat mempengaruhi status gizi batita, yaitu pengetahuan ibu tentang gizi. Anak yang mengalami permasalahan pada status gizi berisiko menghadapi berbagai dampak serius, seperti terganggunya pertumbuhan dan perkembangan, obesitas, stunting, wasting, meningkatnya kerentanan terhadap penyakit infeksi seperti diare dan cacingan, bahkan hingga menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi pada batita di wilayah kerja Puskesmas Gamping I, Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi yang digunakan sebanyak 610 responden sedangkan jumlah sampel yang diambil sebanyak 86 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan tentang gizi dan antropometri dengan pengukuran (BB/TB). Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan tingkat pengatahuan ibu tentang gizi dengan status gizi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan status gizi pada batita dengan p-value 0,002. Pengetahuan ibu tentang gizi akan berpengaruh terhadap status gizi batita. Status gizi dapat dikatakan baik jika pola makan yang diberikan seimbang dan jenis makanan yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh anak.




