Pengaruh Penyuluhan Menggunakan Video Terhadap Pengetahuan Anak Tentang Kekerasan Seksual Pada Anak Di SD Negeri Sinduadi 1
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.307Keywords:
Penyuluhan, Pengetahuan Anak, Kekerasan SeksualAbstract
Kekerasan seksual pada anak merupakan kekerasan yang terjadi pada anak berkaitan dengan kegiatan seksual untuk memuaskan pelaku, yang dilakukan secara paksa, sehingga mengakibatkan korban mengalami penderitaan baik fisik, psikis, ataupun kerugian lainnya. Faktor penyebab kekerasan seksual pada anak dapat disebabkan karena adanya faktor disorientasi seksual pada orang dewasa, faktor keluarga, faktor media massa, dan faktor budaya. Kekerasan seksual pada anak akan berdampak buruk pada fisik, psikologis, dan sosial anak. Pengetahuan anak yang rendah membuat anak rentan mengalami kekerasan seksual, sehingga kapasitas pengetahuan anak tentang kekerasan seksual pada anak perlu ditingkatkan supaya anak dapat mawas diri untuk menjaga dirinya dari hal-hal yang mengarah pada seksualitas. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh penyuluhan menggunakan video terhadap pengetahuan anak tentang kekerasan seksual pada anak di SD Negeri Sinduadi 1. Metode penelitian: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Pre-Eksperimen dengan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel berjumlah 56 siswa. Dalam penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan metode total sampling seluruh siswa kelas 5 di SD Negeri Sinduadi 1. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan anak tentang kekerasann seksual pada anak. Analisa data non parametrik ini menggunakan uji wilcoxon dan didapatkan hasil pengetahuan dengan hasil p value 0,029 (<0.05). Simpulan: ada pengaruh penyuluhan menggunakan video terhadap pengetahuan anak tentang kekerasan seksual pada anak di SD Negeri Sinduadi 1. Saran: diharapkan agar pihak sekolah SD Negeri Sinduadi 1 untuk menambah wawasan dasar atau memberikan sosialisasi berkala terkait kekerasan seksual pada anak. Selain itu, bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian menggunakan variabel serupa atau lainnya yang dapat mempengaruhi edukasi tentang kekerasan seksual pada anak.




