Hubungan Kecemasan Dengan Tekanan Darah Pada Pasien General Anestesi Di Ruang Pre Operasi Rumah Sakit Umum Daerah Pandega Pangandaran
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.311Keywords:
Kecemasan, Tekanan Darah, Pre Operasi, Anestesi UmumAbstract
Kecemasan menjelang operasi merupakan masalah umum yang dapat mempengaruhi kondisi fisiologis pasien, salah satunya tekanan darah. Peningkatan tekanan darah praoperasi dapat menimbulkan risiko komplikasi baik selama maupun setelah pembedahan, khususnya pada pasien yang menjalani anestesi umum. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kecemasan dengan tekanan darah pada pasien di ruang praoperasi RSUD Pandega Pangandaran. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode cross sectional. Sampel sebanyak 109 responden diperoleh melalui teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur mengunakan kuesioner APAIS, sedangkan tekanan darah dinilai dengan tensimeter digital. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan adanya korelasi bermakna antara kecemasan dan tekanan darah (p < 0,05). Semakin tinggi tingkat kecemasan pasien, semakin besar kemungkinan terjadi peningkatan tekanan darah. Penanganan kecemasan praoperasi perlu dilakukan untuk menekan risiko komplikasi kardiovaskular.




