Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketuban Pecah Dini Di RS Bunga Bangsa Medika Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.312Keywords:
KPD, Malpresentasi, Infeksi Saluran KencingAbstract
Ketuban pecah dini (KPD) merupakan kondisi pecahnya ketuban sebelum proses persalinan dimulai (sebelum inpartu), termasuk pada fase laten dengan pembukaan lebih dari 4 cm. KPD dapat terjadi baik di akhir kehamilan maupun sebelum usia kehamilan cukup bulan, seperti pada kasus KPD preterm (<37 minggu). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kejadian KPD di RS Bunga Bangsa Medika Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain case control dimana sampel terdiri dari 164 ibu bersalin, masing-masing 82 kasus KPD dan 82 sebagai kontrol yaitu ibu bersalin yang tidak mengalami KPD. Data diperoleh dari rekam medis dan dianalisis menggunakan uji Chi Square terhadap variabel usia, malpresentasi, gemelli, paritas, dan infeksi saluran kemih (ISK). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara usia ibu (p=0,001) dan ISK (p=0,002) dengan kejadian KPD. Tidak ditemukan hubungan signifikan pada variabel malpresentasi (p=0,246), gemelli, dan paritas (p=0,620). Ibu dengan usia <20 tahun atau >35 tahun serta yang mengalami ISK memiliki risiko lebih tinggi mengalami KPD. Penelitian ini menekankan pentingnya pemeriksaan antenatal secara rutin dan pemeriksaan laboratorium sesuai standar untuk mencegah dan menangani KPD.




