Gambaran Pengetahuan Dan Kepatuhan Pasien Pra Operasi Dalam Menjalankan Puasa
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.332Keywords:
Anestesi, Kepatuhan, Pasien operasi, Pengetahuan, Puasa PraoperasiAbstract
Puasa praoperasi sangat penting untuk mencegah komplikasi anestesi, terutama aspirasi. Ketidakpatuhan pasien terhadap instruksi ini meningkatkan risiko komplikasi selama dan setelah operasi. Penelitian ini bertujuan mengukur pengetahuan dan kepatuhan pasien praoperasi terhadap puasa di RSUD dr. Soedirman Kebumen, lalu memberikan rekomendasi untuk meningkatkan edukasi. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 133 responden dipilih melalui teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang terdiri atas 14 pertanyaan pengetahuan dan 10 pertanyaan kepatuhan. Penelitian ini menemukan pada puasa pra operasi bahwa 90 responden (67,7%) memiliki pengetahuan yang baik. Seluruh responden sebanyak 133 responden (100%) patuh terhadap instruksi puasa. Masih ada sebagian pasien yang pengetahuannya belum optimal, dipengaruhi oleh pendidikan dan usia. Diperlukan edukasi praoperasi yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman pasien, yang dapat menjadi acuan bagi rumah sakit.




