Hubungan Usia Dan Lama Operasi Dengan Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi (Sectio Caesarea) Di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara

Authors

  • Bintang Ramadhan Universitas Harapan Bangsa
  • Asmat Burhan Universitas Harapan Bangsa
  • Feti Kumala Dewi Universitas Harapan Bangsa

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.339

Keywords:

Usia, Lama Operasi, Shivering, Spinal Anestesi Sectio Caesarea

Abstract

Pendahuluan: Shivering merupakan komplikasi umum pasca spinal anestesi yang dapat mengganggu kenyamanan pasien dan meningkatkan kebutuhan oksigen tubuh. Faktor-faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian shivering antara lain usia dan lama operasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan lama operasi dengan derajat shivering pada pasien post spinal anestesi tindakan sectio caesarea. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 50 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling di RS Emanuel Banjarnegara. Data dikumpulkan melalui lembar observasi derajat shivering menurut kriteria Alfonsi dan dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebagian besar responden berusia 26–35 tahun (60%) dan menjalani operasi ≤ 60 menit (66%). Derajat shivering terbanyak adalah derajat 1 (40%). Hasil uji Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara usia dan derajat shivering (ρ = 0,470; p = 0,001), serta antara lama operasi dan derajat shivering (ρ = 0,546; p = 0,000). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara usia dan lama operasi dengan derajat shivering pada pasien pasca spinal anestesi sectio caesarea. Pasien usia produktif dan dengan durasi operasi singkat cenderung mengalami shivering ringan atau tidak sama sekali.

Published

2025-11-21

How to Cite

Bintang Ramadhan, Asmat Burhan, & Feti Kumala Dewi. (2025). Hubungan Usia Dan Lama Operasi Dengan Kejadian Shivering Pada Pasien Pasca Spinal Anestesi (Sectio Caesarea) Di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 1347–1352. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.339

Issue

Section

Articles