Efektivitas Breast Care Pada Ibu Post Sectio Caesarea Terhadap Produksi ASI Di Ruang Mawar RSUD Kardinah Tegal
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.373Keywords:
Breast Care, Produksi ASI, Postpartum, Cectio CaesareaAbstract
Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada ibu postpartum dengan persalinan sectio caesarea sering mengalami hambatan akibat nyeri luka operasi, gangguan keseimbangan hormon oksitosin dan prolaktin, serta kurangnya pengetahuan mengenai teknik menyusui dan perawatan payudara. Kondisi ini dapat mengganggu proses laktasi dan menurunkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas breast care dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu postpartum post sectio caesarea. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada satu subjek, yaitu Ny. E, ibu postpartum yang mengalami ketidakefektifan menyusui. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi selama 2 × 24 jam, mengikuti tahapan proses keperawatan mulai dari pengkajian hingga evaluasi. Hasil studi menunjukkan bahwa pada hari pertama ASI belum keluar secara optimal, dengan tanda bendungan payudara dan aliran ASI yang belum tampak. Setelah dilakukan breast care secara teratur, terjadi peningkatan produksi ASI yang ditandai dengan keluarnya tetesan ASI pada hari kedua, hingga munculnya pancaran ASI pada kedua payudara. Intervensi ini juga meningkatkan kenyamanan serta kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Kesimpulannya, breast care terbukti efektif dalam meningkatkan produksi dan kelancaran ASI pada ibu postpartum dengan persalinan sectio caesarea, sehingga dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang mendukung keberhasilan menyusui.




