Pengaruh Optimisme Dan Dukungan Sosial Orang Tua Terhadap Stres Akademik : Dengan Motivasi Berprestasi Sebagai Variabel Mediator Pada Mahasiswa Di Politeknik Kesdam VI Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.398Keywords:
Optimisme, Dukungan Sosial Orang Tua, Stress Akademik, Motivasi BerprestasiAbstract
Penelitian ini menganalisis pengaruh Optimisme dan dukungan sosial orang tua terhadap stres akademik dengan motivasi berprestasi sebagai variabel mediator pada 161 mahasiswa Politeknik Kesdam VI Banjarmasin. Pengambilan sampel menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan derajat kesalahan 5%. Data dikumpulkan menggunakan skala stres akademik, Optimisme, dukungan sosial orang tua, dan motivasi berprestasi, kemudian dianalisis dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan Optimisme berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres akademik (path coefficient = -0,317; p-value = 0,002). Optimisme juga berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi berprestasi path coefficient = 0,497; p-value = 0,000). Sebaliknya, dukungan sosial orang tua tidak berpengaruh signifikan terhadap stres akademik secara langsung path coefficient = -0,085; p-value = 0,178), namun terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap motivasi berprestasi path coefficient = 0,260; p-value = 0,004). Motivasi berprestasi berpengaruh positif signifikan terhadap stres akademik path coefficient = 0,185; p-value = 0,028). Analisis mediasi menunjukkan Optimisme tidak berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap stres akademik melalui motivasi berprestasi specific indirect effect = 0,048; p-value = 0,182). Namun, dukungan sosial orang tua berpengaruh signifikan secara tidak langsung terhadap stres akademik melalui motivasi berprestasi specific indirect effect = 0,092; p-value = 0,035). Temuan ini mengindikasikan peran kritis motivasi berprestasi dalam memediasi hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan stres akademik.




