Eksplorasi Pemanfaatan Jahelato Sebagai Terapi Alami Untuk Menurunkan Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di Kota Samarinda

Authors

  • Wenty Ika Ariani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda
  • Dwi Riyan Ariestantia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda
  • Desta Amelia Putri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda
  • Hamsia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mutiara Mahakam Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.419

Keywords:

Dismenore, JaheLato, Jahe, Nyeri_Menstruasi, Remaja_Putri

Abstract

Latar Belakang: Nyeri menstruasi atau dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk belajar dan bersosialisasi. Terapi konvensional seperti obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) memang efektif, namun dapat menimbulkan efek samping gastrointestinal dan resistensi jika digunakan jangka panjang. Oleh karena itu, dibutuhkan alternatif terapi alami yang aman dan mudah diterima oleh remaja. Jahe (Zingiber officinale) diketahui memiliki efek antiinflamasi, analgetik, dan antispasmodik yang dapat menurunkan nyeri menstruasi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas es krim jahe (JaheLato) sebagai inovasi terapi alami terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri. Metode: Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan pretest–posttest control group design. Sampel berjumlah 200 remaja putri berusia 13–18 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi (JaheLato) dan kelompok kontrol (placebo). Pengukuran tingkat nyeri dilakukan menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data meliputi uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji paired t-test, uji Wilcoxon, uji Mann–Whitney, dan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi terjadi penurunan signifikan skor nyeri menstruasi dari 6,5 ± 1,2 menjadi 3,1 ± 1,0 (Δ = −3,4; p = 0,000), sedangkan pada kelompok kontrol penurunan tidak signifikan dari 6,4 ± 1,3 menjadi 5,9 ± 1,2 (Δ = −0,5; p = 0,084). Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan bermakna antar kelompok (p = 0,000). Uji korelasi menunjukkan hubungan kuat dan negatif antara frekuensi konsumsi JaheLato dengan penurunan skor nyeri (r = −0,612; p = 0,000). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa JaheLato efektif menurunkan intensitas nyeri menstruasi pada remaja putri dan berpotensi menjadi terapi komplementer nonfarmakologis yang aman, alami, serta mudah diterima.

Published

2025-11-22

How to Cite

Wenty Ika Ariani, Dwi Riyan Ariestantia, Desta Amelia Putri, & Hamsia. (2025). Eksplorasi Pemanfaatan Jahelato Sebagai Terapi Alami Untuk Menurunkan Nyeri Menstruasi Pada Remaja Putri Di Kota Samarinda. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(1), 1373–1383. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.419

Issue

Section

Articles