Perspektif Pengambilan Keputusan Pernikahan Dini Pada Remaja Di Era Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i1.435Keywords:
Kesehatan Reproduksi, Pernikahan Dini, RemajaAbstract
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor di era society 5.0. Perspektif remaja sangat dibutuhkan dalam menentukan permasalahan ini, namun informasi masih terbatas didapatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perspektif remaja dalam pengambilan keputusan pernikahan dini dan dinamika yang dialami setelah menikah. Penelitian dilakukan di kecamatan daerah Kabupaten Rokan Hilir Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam. Pemilihan partisipan dilakukan dengan teknik purposive sampling, dan data dianalisis menggunakan metode analisis Colaizzi. Penelitian menemukan tiga tema utama: (1) Keputusan menikah dipengaruhi cinta dan lingkungan, (2) Realita pernikahan dini tidak selaras, dan (3) Harapan dan kebutuhan dalam pernikahan dini. Remaja menikah karena faktor emosional, tekanan pasangan, lingkungan, dan pengaruh media sosial. Namun, setelah menikah remaja menghadapi tantangan seperti konflik keluarga, keterbatasan ekonomi, dan terhentinya pendidikan. Meskipun demikian, muncul harapan untuk membentuk keluarga mandiri dan kehidupan yang lebih baik. Pernikahan dini dilakukan tanpa kesiapan yang matang. Diperlukan edukasi reproduksi, penguatan peran keluarga, serta kebijakan yang mendukung remaja agar dapat membuat keputusan hidup secara bijak di era digital.




