Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Tingkat Ketergantungan Activity Daily Living (ADL) Pada Lansia Penderita Rheumatoid Arthritis
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.520Keywords:
Activity Daily Living, Dukungan Keluarga, Lansia, Rheumatoid ArthritisAbstract
Latar Belakang: Rheumatoid arthritis merupakan penyakit autoimun kronis yang sering dialami oleh lansia dan ditandai dengan peradangan sendi, nyeri, serta kekakuan yang dapat menyebabkan keterbatasan fisik. Kondisi ini berpotensi menurunkan kemampuan lansia dalam melakukan Activity Daily Living (ADL) sehingga meningkatkan tingkat ketergantungan. Dukungan keluarga berperan sebagai sumber daya eksternal yang penting dalam membantu lansia beradaptasi dengan keterbatasan fisik dan mempertahankan kemandirian fungsional. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat ketergantungan Activity Daily Living (ADL) pada lansia penderita rheumatoid arthritis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 61 lansia penderita rheumatoid arthritis yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan Indeks Barthel untuk menilai tingkat ketergantungan ADL. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 60–74 tahun (54,1%), berjenis kelamin perempuan (70,0%), tidak bekerja (55,7%), berpendidikan terakhir sekolah dasar (39,3%), dan tinggal bersama anak (60,7%). Sebagian besar responden menderita rheumatoid arthritis selama 3–5 tahun (47,5%). Berdasarkan variabel dukungan keluarga, sebanyak 41,0% responden memperoleh dukungan keluarga kategori sedang, sedangkan berdasarkan tingkat ketergantungan ADL, sebanyak 39,3% responden mengalami ketergantungan ringan. Analisis bivariat menunjukkan nilai p = 0,003 (< 0,05) yang menandakan adanya hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan tingkat ketergantungan Activity Daily Living (ADL). Kesimpulan: Dukungan keluarga berhubungan secara signifikan dengan tingkat ketergantungan Activity Daily Living (ADL) pada lansia penderita rheumatoid arthritis dan berperan dalam mempertahankan kemampuan fungsional lansia.




