Peningkatan Sikap Anggota PMR MTs Terpadu Ar-Roihan Lawang Melalui Pelatihan Rawat Luka Terbuka Metode Drill And Practice
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.535Keywords:
Perawatan Luka Terbuka, Drill and Practice, Sikap, Palang Merah Remaja (PMR)Abstract
Latar Belakang: Luka terbuka merupakan jenis cedera yang sering dialami oleh remaja, khususnya di lingkungan sekolah. Kondisi ini menuntut kemampuan pertolongan pertama yang memadai agar komplikasi dapat dicegah. Namun, sikap positif dalam memberikan pertolongan pertama tidak selalu sejalan dengan tingkat pengetahuan yang dimiliki, sehingga diperlukan metode pelatihan yang mampu meningkatkan kesiapan dan sikap bertindak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan perawatan luka terbuka menggunakan metode drill and practice terhadap sikap anggota Palang Merah Remaja (PMR) MTs Ar-Roihan Lawang. Metode: Penelitian menggunakan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner sikap dengan skala Likert yang terdiri dari 25 pernyataan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap anggota PMR setelah diberikan pelatihan. Nilai rata-rata sikap meningkat dari 67,67 pada pretest menjadi 82,27 pada posttest. Uji statistik menunjukkan nilai t = -11,724 dengan derajat kebebasan (df) = 29 dan nilai p < 0,001, yang menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pelatihan. Kesimpulan: Pelatihan perawatan luka terbuka dengan metode drill and practice terbukti efektif dalam meningkatkan sikap positif anggota PMR dalam memberikan pertolongan pertama pada luka terbuka.




