Hubungan Motivasi Akademik Dan Kelelahan Emosional Dengan Burnout Pada Mahasiswa Pendidikan Profesi ITSK RS. dr. Soepraoen Malang

Authors

  • Estry Sekar Arum Budiani Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen
  • Tien Aminah Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen
  • Alfunnafi Fahrul Rizal Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.557

Keywords:

Motivasi Akademik, Kelelahan Emosional, Burnout, Mahasiswa Pendidikan Profesi

Abstract

Mahasiswa pendidikan profesi kesehatan memiliki tuntutan akademik dan praktik klinik yang tinggi sehingga berisiko mengalami burnout. Burnout ditandai dengan kelelahan emosional, sikap sinis terhadap pembelajaran, serta penurunan pencapaian diri. Motivasi akademik dan kelelahan emosional merupakan faktor psikologis yang berperan penting dalam terjadinya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan motivasi akademik dan kelelahan emosional dengan burnout pada mahasiswa pendidikan profesi di Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 119 mahasiswa pendidikan profesi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Academic Motivation Scale (AMS) digunakan untuk mengukur motivasi akademik, Emotional Exhaustion Scale (ECE) digunakan untuk mengukur tingkat kelelahan emosional, dan Maslach Burnout Inventory-Student Survey (MBI-SS) digunakan untuk mengukur tingkat burnout. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 119 responden, sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat motivasi akademik pada kategori sedang (84,0%), diikuti kategori tinggi (16,0%), dan tidak terdapat responden dengan motivasi akademik rendah. Berdasarkan tingkat kelelahan emosional, hampir setengah responden pada kategori tinggi (47,1%), diikuti kategori sedang (27,7%) dan kategori rendah (25,2%). Sementara itu, hasil distribusi tingkat burnout menunjukkan bahwa mayoritas responden berada pada kategori tinggi (72,3%), diikuti kategori sedang (27,7%). Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara motivasi akademik dengan burnout (r = 0,669; p = 0,000) dan antara kelelahan emosional dengan burnout (r = -0,299; p = 0,015). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi akademik dan kelelahan emosional dengan tingkat burnout pada mahasiswa pendidikan profesi keperawatan. Oleh karena itu, diperlukan upaya pendampingan psikologis dan penguatan strategi koping adaptif untuk membantu mahasiswa dalam mengelola tuntutan akademik dan klinik selama menjalani pendidikan profesi.

Published

2026-02-10

How to Cite

Budiani, E. S. A., Tien Aminah, & Alfunnafi Fahrul Rizal. (2026). Hubungan Motivasi Akademik Dan Kelelahan Emosional Dengan Burnout Pada Mahasiswa Pendidikan Profesi ITSK RS. dr. Soepraoen Malang. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 86–91. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.557

Issue

Section

Articles