Meconium Aspiration Syndrome (MAS) Sebagai Faktor Resiko Respiratory Distress Syndrome (RDS) Pada Neonatus Di Ruang Neonatus Intensive Care Unit (NICU)

Authors

  • Rany Wahyuli Tunaya NICU RS Ir Soekarno Kab kepulauan Morotai
  • Juliati Koesrini Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen
  • Bayu Budi Laksono Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.568

Keywords:

Meconium Aspiration Syndrome, NICU, Respiratory Distress Syndrome, Neonatus

Abstract

Sindrom aspirasi mekonium (Meconium Aspiration Syndrome/MAS) merupakan salah satu penyebab gangguan pernapasan neonatal yang berpotensi berkembang menjadi Respiratory Distress Syndrome (RDS) dan membutuhkan perawatan intensif di Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Meskipun secara patofisiologis aspirasi mekonium diduga berperan dalam terjadinya RDS, bukti empiris mengenai hubungan keduanya masih bervariasi, khususnya pada populasi neonatal di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi kejadian MAS dengan kejadian RDS pada bayi yang dirawat di ruang NICU. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian melibatkan seluruh bayi yang dirawat di ruang NICU RS Ir. Soekarno Kepulauan Morotai pada periode Oktober–November 2025, dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh dari rekam medis menggunakan case report form yang disusun oleh peneliti. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Contingency Coefficient. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar bayi tidak mengalami aspirasi mekonium (90,8%) dan tidak mengalami RDS (59,2%). Uji bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kejadian aspirasi mekonium dengan kejadian RDS (p = 0,083), dengan kekuatan korelasi lemah (r = 0,195). Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara kejadian MAS dan RDS pada bayi yang dirawat di ruang NICU. Temuan ini mengindikasikan bahwa RDS pada neonatus merupakan kondisi multifaktorial dan tidak semata-mata dipengaruhi oleh aspirasi mekonium.

Published

2026-03-18

How to Cite

Wahyuli Tunaya , R., Koesrini , J., & Laksono, B. B. (2026). Meconium Aspiration Syndrome (MAS) Sebagai Faktor Resiko Respiratory Distress Syndrome (RDS) Pada Neonatus Di Ruang Neonatus Intensive Care Unit (NICU). Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 615–620. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.568

Issue

Section

Articles