Pengaruh Mengkonsumsi Daun Katuk Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di Praktek Mandiri Bidan S Di Karawang Tahun 2025

Authors

  • Eli Yusti Politeknik Tiara Bunda

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.589

Keywords:

Produksi ASI, Ibu Nifas, Daun Katuk

Abstract

Latar Belakang: Pemberian ASI memiliki peran krusial dalam menyediakan nutrisi esensial yang mendukung pertumbuhan, perkembangan optimal, serta menjaga kesehatan dan kelangsungan hidup. Selain itu, bukti empiris menunjukkan bahwa ASI berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan ibu dan anak,sekaligus mengurangi risiko infeksi neonatal serta penularan patogen yang berpotensi menimbulkan penyakit serius. Menurut laporan OrganisASI Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2022, cakupan ASI eksklusif di Indonesia tercatat mencapai 67,96%, mengalami penurunan dari 69,7% pada tahun 2021. Untuk meningkatkan kecukupan ASI dapat dilakukan dengan mengkonsumsi daun katuk berupa rebusan atau sayur bening maupun ekstrak daun katuk karena mengandung alkaloid dan sterol yang dapat meningkatkan kelancaran ASI. Tujuan: penelitian ini untuk Mengetahui hubungan mengkonsumsi daun katuk terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui di Praktek Mandiri Bidan S. Metode Penelitian: Dalam penelitian ini jenis penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif Desain yang digunakan menggunakan pre - eksperimental design melalui pendekatan one group pretest – posttest dengan jumlah responden 11 orang dengan Teknik purposive sampling. Hasil Penelitian: hasil uji Wilcoxon Menunjukkan bahwa produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan daun katuk di dapatkan p-value 0,025 (p-value < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Kesimpulan: Sehingga kesimpulan yang dapat diambil adalah daun katuk berpengaruh terhadap produksi ASI pada ibu menyusui di praktek mandiri bidan S 2025.

Published

2026-02-20

How to Cite

Yusti, E. (2026). Pengaruh Mengkonsumsi Daun Katuk Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Di Praktek Mandiri Bidan S Di Karawang Tahun 2025. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 401–407. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.589

Issue

Section

Articles