Efektivitas Pemberian Ekstrak Kapsul Murni Daun Katuk Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Di Wilayah Kerja Puskesmas Tahai

Authors

  • Yani Universitas Sari Mulia
  • Dwi Rahmawati Universitas Sari Mulia
  • Dede Mahdiyah Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.592

Keywords:

Laktasi, Sauropus Androgynus, Ibu Pascapartum, Suplementasi Herbal

Abstract

Latar Belakang: Laktasi merupakan aspek fundamental dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi, khususnya pada periode neonatal. Namun, sejumlah ibu pasca melahirkan mengalami kendala dalam mengoptimalkan sekresi ASI sehingga memerlukan intervensi untuk memfasilitasi peningkatannya. Sauropus androgynus (daun katuk) merupakan flora herbal yang dipercaya memiliki kapasitas sebagai stimulan laktasi karena mengandung komponen nutrisi dan zat galaktagog. Tujuan: Menganalisis efektivitas suplementasi kapsul ekstrak murni daun katuk dalam meningkatkan volume ASI pada ibu pascapartum di area layanan Puskesmas Tahai. Metode: Studi ini mengaplikasikan desain pre-eksperimental dengan skema one group pretest-posttest design. Responden diperoleh melalui teknik purposive sampling dengan jumlah 10 ibu pascapartum. Evaluasi data dilakukan menggunakan analisis Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Temuan penelitian mengindikasikan adanya disparitas signifikan pada volume ASI pre dan post intervensi kapsul ekstrak daun katuk (p < 0,05). Hal ini memvalidasi bahwa suplementasi kapsul daun katuk efektif dalam mengoptimalkan produksi ASI. Simpulan: Administrasi kapsul ekstrak murni daun katuk terbukti memberikan dampak signifikan terhadap augmentasi produksi ASI pada ibu pascapartum. Daun katuk dapat dimanfaatkan sebagai alternatif herbal yang aman, aksesibel, dan beneficial dalam mendukung optimalisasi laktasi.

Published

2026-03-24

How to Cite

Yani, Y., Rahmawati, D., & Mahdiyah, D. (2026). Efektivitas Pemberian Ekstrak Kapsul Murni Daun Katuk Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Post Partum Di Wilayah Kerja Puskesmas Tahai. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 725–734. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.592

Issue

Section

Articles