Peran Status Gizi Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) Terhadap Risiko Keterlambatan Pemulihan Pasca Anestesi: A Systematic Literature Review

Authors

  • Putu Ayu Karisma Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Emanuel Ileatan Lewar Institut Teknologi dan Kesehatan Bali
  • Yustina Ni Putu Yusniawati Institut Teknologi dan Kesehatan Bali

DOI:

https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.619

Keywords:

Indeks Massa Tubuh, Waktu Pulih Sadar, Pasca Anestesi

Abstract

Indeks Massa Tubuh (IMT) diduga memengaruhi waktu pulih sadar pasca anestesi umum melalui mekanisme distribusi dan eliminasi obat anestesi di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan waktu pulih sadar pada pasien pasca anestesi umum. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap artikel yang diterbitkan pada tahun 2019–2025 dan diperoleh dari database PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Proses seleksi literatur mengikuti pedoman PRISMA 2020, sedangkan penilaian kualitas studi dilakukan menggunakan Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Sebanyak 11 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh studi melaporkan adanya hubungan signifikan antara IMT dan waktu pulih sadar (p < 0,05), di mana pasien dengan IMT ≥25 kg/m² cenderung mengalami pemulihan kesadaran yang lebih lama dibandingkan pasien dengan IMT normal. Disimpulkan bahwa IMT berhubungan signifikan dengan waktu pulih sadar pasca anestesi umum dan berpotensi menjadi faktor prediktif terhadap keterlambatan pemulihan kesadaran.

Published

2026-03-29

How to Cite

Karisma, P. A., Lewar, E. I., & Yusniawati, Y. N. P. (2026). Peran Status Gizi Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) Terhadap Risiko Keterlambatan Pemulihan Pasca Anestesi: A Systematic Literature Review. Borneo Nursing Journal (BNJ), 8(2), 817–826. https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.619

Issue

Section

Articles