Pengaruh Jus Tomat Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Anemia Di PMB LH Kabupaten Tangerang
DOI:
https://doi.org/10.61878/bnj.v8i2.622Keywords:
Anemia, Kadar Hemoglobin, Jus Tomat, Ibu HamilAbstract
Anemia adalah masalah kesehatan masyarakat global yang serius khususnya menyerang wanita usia subur dan wanita hamil. Prevalensi anemia pada wanita usia subur 29,9%, pada wanita hamil 36,5% dan pada wanita tidak hamil 29,6%. Angka kejadian anemia bervariasi di berbagai negara ASEAN, di Indonesia angkanya sekitar 73,2%, Filipina 58%, Thailand 48%, dan Malaysia 35%. Kasus anemia pada ibu hamil di Provinsi Jawa Barat pada tahun 2023 angka anemia ibu hamil trimester III sebanyak 64,214 ibu hamil/tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jus tomat terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil Anemia di PMB LH kabupaten Tangerang. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan menggunakan desain penelitian pre and posttest one group design yaitu penelitian eksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok saja tanpa ada kelompok pembanding atau kelompok kontrol. Sampel yang diambil adalah 30 ibu hamil anemia dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian terhadap 30 responden kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan jus tomat mayoritas responden memiliki kadar hemoglobin dengan kategori anemia ringan sebanyak 20 responden dengan persentase (66.7%) dengan nilai rata-rata 9.373, setelah diberikan jus tomat mayoritas responden kadar hemoglobin dengan kategori normal sebanyak 17 responden dengan persentase (56.7%) dengan nilai rata-rata 10.820. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa kadar hemoglobin pada ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan jus tomat mengalami peningkatan rata-rata 1,447 dan di dapatkan p-value 0,000 (p-value < 0,05). Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian jus tomat berpengaruh terhadap kadar hemoglobin pada ibu hamil di praktik mandiri bidan LH kabupaten Tangerang.




